English Indonesian

Pagelaran Seni

Dalam rangkaian kegiatan peserta EIFAF diantaranya ialah menampilkan kesenian khas yang ada pada negaranya, salah satunya melalui tari yang akan di tampilkan baik melalui aksi tari di jalan, parade, maupun di panggung atau pentas seni. Pada malam hari para peserta EIFAF akan menampilkan tariannya tersebut diatas panggung kesenian yang telah disiapkan di beberapa tempat.

Setelah pembukaan Upacara EIFAF pada pagi hari, maka pada malam harinya Pentas seni di buka oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara, permainan dari tabuhan suara musik tingkilan dari Karya Jaya ini mengawali pentas seni yang di selenggarakan di Panggung expo di gedung bulu tangkis stadion Rondong Demang Tenggarong. Aksi grop seni ini dalam rangka memeriahkan gelaran Erau Pelas Benua dan EIFAF Erau International Folklore And Art Festival. Group – group seni yang hadir diantaranya grup kesenian Gubang, aksi kesenian grup Gubang ini mewakili Indonesia dalam memapilkan pagelaran seninya.

Peserta EIFAF hadir dalam pagelaran seni tersebut dan yang berkesempatan pada malam pembukaan tersebut ialah dari Negara sahabat Negara Thailand yang menampilkan Tarian Asean In Harmony dan Khon on The Act Yok-Rob ( Ramayana Dance : The Battle ). Dan Taiwan memanpilkan kisah tiga bidadari.

Pada setiap malamnya panggung kesenian selalu di isi dengan pagelaran seni baik tarian dan music khas negra peserta EIFAF, diantaranya yang berpartisipasi ialah Kesenian tradisional lokal yang di awali dengan kelompok Karya Budi dan kelompok PSBDK asal kota Raja Tenggarong, dan dari peserta EIFAF dari Thailand menampilkan Phichai Uttaradit Folk Dance Group dan Yunani menampilkan Association Folk Karogouna Karditsa. Thailand beranggotakan 22 orang personil dan Yunani beranggotakan 26 orang personil.

Pagelaran kesenian ini diadakan di tiga tempat yaitu di panggung skate park kelurahan timbau, panggung pasar seni dan panggung Expo. Pada masing – masing tempat pengunjung akan mendapatkan penampilan yang berbeda, pengunjung atau penonton dapat menikmati sajian kesenian rakyat mancanegara yang secara khusus datang untuk mengikuti EIFAF. Banyak hal yang bisa di pelajari dari pagelaran seni, disamping sebagai hiburan masyarakat, juga dapat belajar bagaimana tradisi dan budaya masing – masing Negara dengan melihat bagaimana mereka menampilkan musik, kostum, dan gerak, merupakan hiburan edukatif, karna mereka berawal dari unsur tradisi yang berakar dari kehidupan masyarakat dan dapat menjadi contoh bagi kehidupan masyarakat di Kutai Kartanegara.

Masyarakat yang menyaksikan begitu antusias karena menurut mereka penampilannya sangat baik dan pertama kali di adakan di tenggarong, dengan harapan kedepannya peserta CIOFF bisa lebih banyak, agar EIFAF bisa lebih meriah lagi.


  • CIOFF
  • EIFAF 2016
  • Pemerintah
    Kabupaten Kutai Kartanegara
  • Flag Counter