English Indonesian

City Tour

Kutai Kartanegara memiliki daya pikat tersendiri bagi peserta EIFAF (Erau Adat Kutai and Internasional Folk Art Festival), karena peninggalan bersejarah Kerajaan Kutai masih tersimpan dengan baik di Museum Mulawarman, adat dan budaya Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura masih tetap di laksanakan sampai sekarang seperti Erau, Upacara Mecaq Undat, Festival Kota Raja, Festival Tradisi Desa Budaya, dan sebagainya. Tidak hanya adat budaya yang menjadi daya tarik dari Kabupaten Kutai Kartanegara, tetapi banyak diantaranya terdapat obyek-obyek wisata alam yang dapat di kunjungi dan terpelihara keindahan alamnya maupun flora dan faunanya.

Salah satu kegiatan peserta CIOFF (International Council Of Organizations of Folklore Festivals and Folk Arts) ialah mengikuti City Tour ketempat-tempat wisata atau bersejarah di Kutai Kartanegara. Saat berada di Tenggarong, para peserta mengunjungi Kedaton Kesultanan dan Museum Mulawarman yang banyak menyimpan benda-benda bersejarah diantaranya seperti singgasana, patung Lembu Suana, Kalung Uncal, Meriam Sapu Jagad (peninggalan VOC Belanda), Seperangkat Gamelan dari keraton Yogyakarta (1855), Koleksi Keramik (dari Cina, Jepang, Vietnam, dan Thailand), koleksi yang menyangkut tentang sejarah Kerajaan Kutai Kartanegara, Koleksi Numismatika (mata uang dan alat tukar lainnya), dan masih banyak lagi yang lainnya. Di ketahui bahwa Museum Mulawarman sebenarnya merupakan bangunan keraton Kesultanan Kutai Kartanegara yang didirikan pada tahun 1932 oleh pemerintah Belanda, pada tahun 1935 pemerintah Belanda menyerahkan keraton kepada Sultan Adji Muhammad Parikesit.

City Tour dilakukan di beberapa tempat dengan mengunjungi tempat wisata atau obyek wisata alam yang di ketahui sebagian besar menawarkan atraksi berupa panorama alam danau, air terjun atau pantai, beberapa obyek wisata di kawasan pesisir berupa wisata alam dan agrowisatanya, sedangkan di kawasan hulu sungai Mahakam kebanyakan berupa air terjun dan danau. Peserta City Tour mengawali kunjungannya ke Borneo Orang Utan Survival (BOS) Samboja, yang terletak di Kelurahan Margomulyo Kecamatan Samboja Kabupaten Kutai Kartanegara, dengan luas 1800 hektar, BOS merupakan sebuah ekowisata yang di kelola oleh BOS Foudation yang terdiri atas Samboja Lestari dan Samboja Lodge. BOS adalah program suaka perlindungan untuk hewan-hewan yang di lindungi dan sudah mulai punah yakni orang utan dan beruang madu. Biaya masuk BOS bagi Wisatawan asing adalah USD. 50 atau sekitar Rp. 400.000;.

Perjalanan City Tour di lanjutkan dengan mengunjungi obyek wisata Sungai Hitam Samboja, dengan menyewa kapal kecil yang di pandu oleh masyarakat setempat dan menyusuri sungai pada sore hari, di tempat ini peserta City Tour dapat menyaksikan hewan Bekantan (Nasalis Larvatus) di habitat aslinya. Panjang sungai hitam ini ± 2,5 km dan lebar ± 10 m, dengan kedalaman ± 5m. terdapat beberapa jenis flora yang tumbuh di tepi sungai ini di antaranya hutan bakau yang ada di sepanjang sungai hitam, rambai laut (Sonneratiacaseolaris), pohon ara (Ficussp). Selain bekantan, fauna lain yang bisa di temui di sekitar Sungai Hitam diantaranya burung raja udang, burung kuntul, burungpunai, reptil. Pada sore hari peserta City Tour dapa tmenyaksikan bekantan-bekantan yang sedang mencari makan dan berenang menyebrangi sungai untuk kembali pulang.

Sebelum kembali ke Tenggarong, para peserta City Tour mengunjungi obyek wisata Pantai Tanah Merah Samboja yang berada di tanjung harapan, Kecamatan Samboja. Untuk menikmati keindahan suasana pantai pada sore hari, Pantai Tanah Merah Samboja memiliki daya tarik panoramanya yang memikat dengan pasir putihnya. Dari bibir pantai, sekitar 300 meter air laut masih relative dangkal, sehingga ketika air laut surut area ini bisa di gunakan untuk bermain atau mencari binatang laut.

Untuk di ketahui masih banyak obyek-obyek wisata yang terdapat di Kutai Kartanegara yang biasa menjadi reprensi untuk di kunjungi oleh peserta City Tour seperti Tugu Katulistiwa Marang Kayu, yang antara tanggal 21-23 Maret dan 21-23 September terjadi peristiwa menakjubkan di sekitarTugu Equator ini ialah saat terjadinya titik kulminasi matahari, yakni fenomena alam ketika matahari tepat berada di garis katulistiwa, pada saat itu posisi matahari akan tepat berada di atas kepalas ehingga bayangan tugu akan menghilang, demikian juga dengan benda-benda lain di sekitar tugu. Danau Semayang yang luasnya ± 13.000 ha, terletak di kecamatan Kota bangun, di danau ini dapat ditemui kehidupan ikan pesut Mahakam (OrcaellaFluminalis), yakni sejenis lumba-lumba air tawar. Cagar Alam Muara Kaman, dan kota wisata juang Sanga-sanga.


  • CIOFF
  • EIFAF 2017
  • Pemerintah
    Kabupaten Kutai Kartanegara
  • Flag Counter