English Indonesian

Beseprah

Beseprah adalah salah satu acara yang selalu di lakukan pada Upacara Acara Erau Adat Pelas Benua, pada tahun ini menjadi lebih meriah karena menampilkan gelaran dari delapan negara peserta Erau International Folkloe And Art Festifal (EIFAF). kegiatan Beseprah, yang dalam Bahasa Kutai, artinya Makan bersama sambil duduk bersila diatas tikar, pada pukul delapan pagi, ratusan warga dan peserta Erau sudah mulai berkumpul di sepanjang jalan Diponegoro Tenggarong Kutai Kartanegara. Acara Beseprah ini salah satu kegiatan yang di tunggu oleh masryarakat Kutai Kartanegara, karena acara Makan besar tersebut tidak dipungut biaya atau gratis.

Ada bermacam-macam Kuliner yang di sajikan pada acara Beseprah ini secara gratis di hamparan kain sepanjang satu kilo meter, berupa jajanan khas kutai, seperti Serabai, Untuk-untuk, Apam, Putu labu, dan Roti Gembong. Ada juga makanan berat seperti Nasi kuning, Nasi kebuli, Nasi putih lengkap dengan pirik cabek (sambal) , gence ruan (ikan gabus goreng yang di lumuri sambal), semor & masih banyak makanan yang lainnya. Beseprah ini terlaksana atas dukungan dan partisipasi dari Perintah Kabupaten Kutai Kartanegara, Perbankan, dan sejumlah perusahaan / investor di Kutai Kartanegara.

Beseprah yang dalam fungsinya tidak hanya makan gratis, namun menjadi ajang pendekatan bagi kerabat keraton dan pemerintah dengan masyarakat sekitar merupakan bagian dari adat Erau. Turut hadir dalam Acara Beseprah ini para pejabat, anggota negara, serta peserta Erau International Folkloe And Art Festifal (EIFAF) yang ikut berbaur bersama warga Kutai Kartanegara.

Acara Beseprah di mulai pada saat Bupati Kukar, Ibu Rita Widyasari memukul kentungan bersama pejabat Forum Koordinasi Daerah (FKPD) Kukar, Putra Mahkota kesultanan Kutai HAP Adipati Praboe Anoem Soerya Adiningrat, yang di dampingi mentri sekretaris kesultanan kutai, HAP Kimdo Prawiro, serta perwakilan Delegasi dari Mesir.

Setelah Kentungan dibunyikan maka seluruh warga berpesta menikmati makanan yang telah tersedia, Beseprah tahun ini lebih meriah dibanding tahun lalu, sebab di ikuti delapan Negara dan harapannya agar tahun depan harus dapat lebih meriah lagi dan peserta dari negara lain bisa lebih banyak lagi"

Sejumlah peserta Erau International Folkloe And Art Festifal (EIFAF) yang hadir memiliki pandangannya tersendiri terhadap Acara Beseprah dan Makanan yang di sajikan, salah satu ciri khas makanan Kutai sama dengan negeri peserta dari Korea Selatan, karena rasanya pedas dan mereka menyukainya, karena di Korea Selatan tradisi Beseprah ini tidak ada, jadi tentu sangat berkesan karna bisa menghadiri acara seperti ini dan ini pengalaman pertama yang sangat mengasyikkan bagi Peserta EIFAF.

Acara Beseprah pun semakin meriah karena pada akhir acara, Bupati Kutai Kartanegara, Ibu Rita Widyasari bersama jajaranya mengajak seluruh tamu untuk berjoget / menari bersama Ala Arabian dan peserta Erau International Folkloe And Art Festifal (EIFAF) yaitu Mesir mempertunjukan keseniannya menari Ala negeri Arab.


  • CIOFF
  • EIFAF 2017
  • Pemerintah
    Kabupaten Kutai Kartanegara
  • Flag Counter