English Indonesian

Erau Adat Kutai International Folk Arts Festival (EIFAF)

Kabupaten Kutai Kartanegara adalah salah satu daerah tujuan wisata yang dikenal dengan berbagai peninggalan budaya, yaitu Kerajaan Kutai dan Kerajaan Kutai Kartanegara Ing Martadipura yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk berkunjung. Peninggalan warisan budaya dari kerajaan yang masih hidup dan terjaga sampai sekarang, seolaholah memberi pesan dan kesan kepada generasi penerus bahwa di wilayah ini pernah ada kehidupan yang memiliki budaya tinggi.

Salah satu daya tarik event budaya yang dimiliki Kabupaten Kutai Kartanegara adalah Upacara Erau. Erau berasal dari bahasa lokal / daerah Etnis Kutai dan di sebut pula Eroh, yang berarti ramai, hilir mudik, bergembira, berpesta ria yang dilaksanakan secara adat oleh kesultanan / kerabat kerajaan dengan maksud atau hajat tertentu dan diikuti oleh masyarakat umum (menyeluruh) dalam wilayah administratif kesultanan. Dalam setiap pelaksanaan Upacara Erau akan mengambil salah satu tema dari tiga tema pelaksanaan Erau Adat dilingkup Keraton Kutai yaitu Erau Tepong Tawar, Erau Pelas Tahun, dan Erau Beredar di Kutai.

Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura sebagai pelaksana Upacara Erau akan menyelenggarakan berbagai upacara yaitu Beluluh Awal, Memberi makan Benua, Merangin, Mendirikan Ayu, Tarian Belian, Tarian Dewa, Tari Menurunkan Sanghiyang Sri Ganjur, Tari Memulangkan Sanghiyang Sri Ganjur, Menggorok Rendu, Mengundang Air, Menjemput/ ngalak Air, Tari Kanjarbini, Tari Kanjar laki, Mengambil / ngalak Air Tuli, Beluluh di keraton, bogorok, beumban, Rangga Titi, Mengulur Naga, Belimbur, Menyisik Lembusuana, Dewa Belian Menjala, Begelar, Seluang Mudik, Dewa Menjuluk Buah Bawal / Kamal, nyamper, dan di akhiri dengan Merebahkan Ayu.

Penyelenggaraan Upacara Erau tidak saja dimaksudkan sebagai sebuah ungkapan rasa syukur, tetapi berdimensi lebih luas yaitu guna melestarikan, mengembangkan adat istiad at, mengenalkan dan mempromosikan keluhuran warisan budaya dengan menggelar berbagai kegiatan dalam kalender event budaya daerah yang berlevel nasional maupun internasional. Sejak tahun 2013, Pemerintah Kabupatren Kutai Kartanegara dan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura bekerjasama melaksanakan Upacara Erau yang dipadukan dengan International Folklore And Art Festival. Event budaya ini dilaksanakan setiap tahun, yang kini bertajuk Erau Adat Kutai International Folk Arts Festival (EIFAF).

Peserta Erau Adat Kutai International Folk Arts Festival (EIFAF) adalah terdiri dari beberapa negara yang bergabung dalam anggota organisasi CIOFF (International Council of Organizations of Folklore Festivals and Folk Arts). CIOFF adalah sekelompok perwakilan nasional non-profit festival seni lokal organisasi. Sebagai organisasi non-pemerintah, CIOFF adalah konsultatif berwenang untuk UNESCO. Organisasi CIOFF inilah yang mengurus pelestarian kebudayaan dan menjembatani hubungan antar bangsa melalui festival-festival kebudayaan rakyat.

Selama 8 (delapan) hari pelaksanaan EIFAF di Tenggarong, para peserta akan mengikuti dan terlibat aktif dalam berbagai jenis kegiatan upacara adat, parade, pertunjukan dan pertukaran seni budaya, pameran, city tour, dan konfrensi pers. Adapun agenda kegiatan EIFAF meliputi: kirab budaya, welcome dinner, parade peserta, mendirikan ayu, upacara pembukaan, pembukaan Kutai Kartanegara arts & crafts expo, jamuan makan siang, beluluh, bepelas malam I sampai malam ke VIII, pagelaran seni selama enam hari,lomba permainan dan olahraga tradisional, reception perwakilan EIFAF dengan Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Pembukaan Festival Kuliner, Kukar art and craft expo, beluluh, folklore & art streetperformance, workshop tari jepen Kutai, festival kuliner, beseprah, pembukaan lomba perahu naga, reception perwakilan EIFAF dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Pembukaan lomba perahu ketinting, Kukar green, peragaan busana adat daerah Kutai, upacar mengulur naga, belimbur, Acara pelepasan peserta, upacara merebahkan ayu.

Setiap acara atau prosesi kegiatan yang akan dilaksanakan, baik itu upacara adat dan pembukaan EIFAF serta acara lainnya akan di hadiri Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, para Raja Nusantara, (Kemenkraf RI) Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, unsur muspida Provinsi Kalimantan Timur (Gubernur, Kapolda, Pangdam Mulawarman, Pengadilan Tinggi, Kejaksaan, Korem), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah / FKPD (Bupati Kutai Kartanegara, Kapolres, Kodim, Pengadilan Negeri, Kejaksaan), DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara, Bupati dan Walikota se-Kalimantan Timur, Presiden CIOFF, Tokoh Adat dan masyarakat serta Undangan lainnya.


  • CIOFF
  • EIFAF 2017
  • Pemerintah
    Kabupaten Kutai Kartanegara
  • Flag Counter