English Indonesian

Tarian Bernuansa Sufi Dari Mesir

Suasana di Panggung lapangan basket begitu ramai baik dari penonton maupun dari para penari yang sedang menampilkan tariannya, diiringi suara musik yang bertabuh tampilan dari delegasi tuan rumah Indonesia yang bernama Serapun dari Pelajar MAN 2 Kutai Kartanegara, menarikan Jepen 2 Dara. Dengan dukungan lampu latar yang begitu mempesona, membuat tampilan setiap delegasinya begitu memukau Para pelajar ini menarikan tari Jepen yang memvisualisasikan sepasang adik dan kakak dalam sebuah keluarga yang dimana di dalamnya terdapat banyak suka dan duka, bekerjasama, bersenang-senang pun kadang bersama dengan suka cita, dan kadang pula merekapun saling bertengkar karena sesuatu hal.

Salah satu tampilan yang ditunggu para penonton ialah tampilan dari peserta TIFAF mancanegara, dan yang tampil dari delegasi Negara Mesir yang membawakan Sembilan jenis tari, dengan nama tarian Sharkia Group Mesir. Tarian pertama menarikan tarian pernikahan Sharkia yang merupakan tarian warisan masyarakat pedesaan Sharkia yang biasa di lakukan ketika acara pernikahan. Kedua tarian Al Hawaya ialah pertunjukan atas kepiawaian gadis -gadis sharkia dalam menggunakan kain yang disebut Al Hawaya, yang pada jaman dahulu digunakan oleh masyarakat untuk mengangkut kendi berisi air. Tarian ke tiga El Ghawazy yaitu tarian yang menggambarkan kehidupan bani yang mayoritas Gipsi. Tarian ini sering dipertunjukkan oleh gadis-gadis dalam pertunjukan dikota sarkhia dengan diiringi pemain seruling yang disebut Ghazulaty.

Tarian keempat dengan judul tari Tongkat Lilin yang menunjukkan kepiawaian gadis- gadis dalam memainkan permainan tongkat lilin diatas kepala. Tarian kelima dengan judul tari Tongkat mesir yang menceritakan tarian permainan pemuda pemudi menggunakan tongkat. Tarian keenam tarian Al dahya yang menggambarkan pertunjukan dari suku Badui (Badawi) yangdisajikan dalam malam pertunjukan laki-laki Suku Badui. Tarian penutup ialah tarian kuda yaitu menceritakan suatu wilayah Sharkia terkenal dengan kuda-kuda arab, tarian ini juga menggambarkan kepiawaian pria Sharkia dalam mengendarai dan melatih kuda. Suasana religius sangat terasa karna setiap tarian yang bawakan bernuansa islami yang bertemakan pujian kepada Allah dan Rasul.


  • CIOFF
  • EIFAF
  • Pemerintah
    Kabupaten Kutai Kartanegara
  • Flag Counter