English Indonesian

Ritual Adat Ngatur Dahar

Ritual upacara mengatur dahar yang dilakukan kerabat kesultanan Kutai Kartanegara sebelum pesta Erau di mulai. Upacara ini pada intinya adalah menyajikan makanan ringan berupa jajanan terdiri 41 jenis. Bertujuan selain ungkapan rasa syukur kepada Tuhan yang maha esa juga mengajak tokoh warga dan tokoh alam gaib agar selama Erau berlangsung tidak sungkan untuk menikmati hidangan setiap hari yang disajikan Sultan dan kerabatnya di Keraton. Upacara ini juga bisa dilakukan di luar Erau terutama untuk mengawali hajatan yang skalanya lebih besar seperti pesta kemeriahan perkawinan raja atau putra mahkota.

Dalam pelaksanaan Erau Adat Kutai 2017 upacara mengatur dahar ini digelar di ruang pertemuan keluarga Keraton Sultan Tenggarong pada Sabtu malam (2/7) sebelum Erau dimulai. Dalam pelaksanaan dilakukan setelah makan malam dengan menyajikan sejumlah kue khas daerah. Seperti wajik warna-warni, pais, lempar dan lemang. Buah buahan sepert pisang juga disajikan, bahkan bahan makanan masih mentah seperti biji kacang hijau dan pipilan jagung yang sudah dipecah disajikan. Tersedia pula ikan gabus dan ayam panggang namun sayur dan nasi tidak tampak di hidangkan pada upacara ini.

Pawang upacara Mengatur Dahar mengatakan upacara ini masih tetap dilestarikan karena banyak segi positif ketimbang aspek negatifnya. Sebab semua mahluk tuhan pasti senang dan suka jika menikmati hidangan. Terlebih yang menyajikan adalah Sultan dan kerbatnya. Dengan suasana senang dan suka cita tentu akan berbuah rasa damai dan tenteram. Turut hadir dalam acara mengatur dahar ini Sekretaris Daerah Ir. Marli. M.Si dan tokoh masyarakat serta kerabat Kesultanan Kutai Kartanegara


  • CIOFF
  • EIFAF 2017
  • Pemerintah
    Kabupaten Kutai Kartanegara
  • Flag Counter