English Indonesian

Penampilan Sanggar Tari Tingeang Kutai Timur

Dalam rangka memeriahkan Erau Adat Kutai dan International Folk Art Festival Tahun 2016 salah satunya adalah tampilan pentas seni yang diadakan di tiga tempat yaitu Stadion Aji Imbut Tenggarong Seberang, Turapan Sungai Mahakam dan Taman Ulin Tenggarong. Hadir pada acara pentas seni di Stadion Aji Imbut ini adalah Kabid Pengelolaan Obyek dan Sarana Kepariwisataan Drs. Siswan Hermatoko dan Kasi Permusiuman Drs. Triyatma serta masyarakat setempat. Acara dimulai pada hari minggu, pukul 19.30 sampai selesai.

Penampilan pertama disuguhkan dari Sanggar Tari Tingeang Madeng dari Kecamatan Kongbeng Kabupaten Kutai Timur asuhan Drs. Haldin Katung. Sanggar Tari ini menampilkan tarian Pejo Kenap (Hati Yang Tulus), taria ini mencerritakan Suku Dayak Kayan selalu menunjukkan ketulusan hati dalam menghadapai segala pekerjaan, baik berladang, berburu, terlebih lebih dalam pekerjaan bergotong royong. Suku Dayak Kayan bekerja sling bah-membahu dalam kehidupan mereka, sehingga terjalin persaudaraan yang sangat mendalam. Itulah gambaran kehidupan Suku Dayak Kayak yang bermukim di Desa Milau Baru.

Penampilan selanjutnya dari negara Bulgaria. Tariannya menceritakan Zhenski Shoski Tanc and Shopska berasal dari daerah Shoppi di mana populasinyatersebar di ibukota Bulgaria, Shofia. Seluruh warga Bulgaria dengan bangga menyambut namanya Shopi. Mereka dikenal dengan selera humor, lagu, musik dan tarian rakyat yang unik. Severyatsi berasal dari Bulgaria Utara. Daerah ini di antara pulau-pulau yang mengarah ke Sungai Danube ke Utara dan gunung bahkan ke Selatan. Bulgaria Utara memiliki lagu dan musik lawas yang bagus.

Selanjutnya penampilan dari Sanggar Tari Seraong di bawah asuhan H. Erwin Junaidi, Mereka menampilkan tari Jepen Rantau Panjang. Tari Rantau Panjang adalah perpaduan antara dua gaya jepen yaitu Jepen Ayun Kembang dan Jepen Pantai, tarian ini menceritakan suasana hati yang riang dalam pergaulan muda-mudi msyarakat Melayu Kutai, Yang mengisi kehidupan dengan rasa gembira, optimisme dan saling menghormati satu sama lainnya. Serta tetap menjaga adat-istiadat dan sopan santun yang mereka miliki.

Berita Lainnya


  • CIOFF
  • EIFAF 2016
  • Pemerintah
    Kabupaten Kutai Kartanegara
  • Flag Counter